Tak dapat dipungkiri bahwa...
Meski berada di rumah saja, anak harus tetap aktif.
Anak-anak perlu aktif setiap hari untuk mendorong pertumbuhan mereka. Aktif yang dimaksud ini tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan fisik, tapi juga aktivitas anak di rumah maupun luar rumah yang membantu perkembangan mental Si Kecil. Keduanya saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan.
Dengan aktivitas fisik, anak-anak terbiasa bergerak dan meregangkan tubuhnya. Ini akan meningkatkan fleksibilitas mereka. Dengan begitu, Si Kecil dapat melakukan kegiatan sehari-hari tanpa hambatan atau rasa sakit pada otot dan persendian mereka. Selain itu, aktivitas fisik yang rutin dilakukan juga bisa:
Bunda juga dapat membantu perkembangan sosial dan emosional Si Kecil melalui aktivitas sehari-hari. Menurut Mary Ann F. Kohl dalam bukunya yang berjudul Primary Art: It’s the Process, Not The Product, salah satunya dengan kegiatan yang melibatkan seni. Itu dapat memberi beberapa manfaat seperti:
Memadukan aktivitas fisik dan mental ke dalam kehidupan Si Kecil sangat penting untuk menciptakan landasan hidup yang akan mereka terapkan sepanjang hidup mereka. Anak-anak yang aktif secara fisik selama masa kanak-kanak, kemungkinan akan tetap aktif juga saat dewasa.
Sementara itu, anak-anak yang terbiasa dengan kegiatan untuk meningkatkan perkembangan mental, akan mempelajari banyak keterampilan sosial. Contohnya seperti pemecahan masalah, negosiasi, kerja sama, dan lain-lain. Keterampilan ini akan membantu mereka menjalani kehidupan di tengah masyarakat, mulai dari sekolah hingga tempat kerja. Ini membantu mereka bersinar di beberapa bidang.
Aktivitas anak dapat dilakukan di dalam ruangan (indoor), juga di luar ruangan (outdoor). Namun, ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan di luar ruangan. Misalnya saat mereka sedang kurang sehat atau cuaca yang tidak mendukung.
Kini, selama pandemi COVID-19, aktivitas anak semakin terbatas. Sampai akhir 2019, anak-anak menghabiskan waktunya dengan keluarga, teman-teman, guru, hingga bermain bersama tetangga. Namun setelah virus corona menyerang, terjadi banyak perubahan dalam hidup mereka.
Untuk mencegah penyebaran COVID-19, beberapa negara di dunia—termasuk Indonesia—menutup sekolah. Kegiatan belajar pun dialihkan melalui aplikasi daring. Selain itu, beberapa sarana publik juga tidak beroperasi dengan normal. Banyak keluarga bertahan di dalam rumah dan menerapkan pembatasan sosial. Bagi beberapa anak, ini dapat menyebabkan kesepian.
Ini sangat mengkhawatirkan karena dapat memberikan efek jangka panjang. Penelitian menunjukkan bahwa rasa kesepian pada anak berkaitan dengan kondisi penyakit mental seperti depresi dan kecemasan. Pada Juni lalu, sebuah studi yang dilakukan peneliti di Tiongkok kepada 2.330 murid sekolah, menunjukkan bahwa mereka menunjukkan tanda-tanda tekanan emosional. Anak-anak tersebut diketahui telah menjalani karantina sekitar 33 hari.
Meskipun baru berdiam di rumah selama sebulan, tapi penelitian yang dipublikasikan pada jurnal JAMA Pediatrics tersebut menyatakan bahwa 22,6% dari anak-anak itu mengalami gejala depresi. Sementara itu, 18,9%-nya mengalami kecemasan.
Terkadang, sulit untuk mengajak anak untuk beraktivitas bersama. Apalagi jika mereka merasa ‘terjebak’ di dalam ruangan. Meski begitu, ada banyak pilihan aktivitas menarik yang bisa dilakukan, tanpa harus keluar rumah. Ini dapat membantu Si Kecil kembali semangat. Berikut di antaranya:
Tidak perlu membuat kerajinan tangan atau karya seni yang terlalu ribet. Bunda bahkan hanya perlu menyediakan kertas dan pensil warna, kemudian biarkan Si Kecil berimajinasi untuk menciptakan karyanya. Selain itu bisa juga membuat sesuatu dari barang bekas yang bisa dimanfaatkan sehari-hari. Misalnya seperti membuat kotak tisu atau pembatas buku. Hias keranjinan tangan dengan kertas warna-warni agar semakin menarik!
Aktivitas anak di rumah selanjutnya ialah membaca buku yang bisa dilakukan secara berkala. Biarkan Si Kecil memilih sendiri judul buku yang menarik untuknya. Membaca buku sendiri diketahui memiliki banyak manfaat. Di antaranya, dapat membantu anak mengenal kosakata, mengembangkan imajinasi, dan meningkatkan kemampuan berpikir Si Kecil.
Apakah Bunda memiliki kardus bekas hasil belanja online? Jika iya, itu bisa dimanfaatkan untuk membuat benteng atau rumah-rumahan. Si Kecil akan semangat membangun kardus-kardus tersebut menjadi bangunan yang ia inginkan. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga membantu anak aktif secara fisik.
Latih kebugaran Anak dengan gerakan olahraga yang menyenangkan. Bunda bisa mencontohnya dari video-video yang ada di Youtube. Bisa juga dengan menyalakan lagu favorit Si Kecil dan mengajaknya menari bersama!
Ajak Si Kecil bermain board game, misalnya seperti monopoli. Permainan yang meningkatkan sifat kompetitif anak ini akan membuat kebosanan mereka hilang.
Selain board game yang cukup tradisional, Bunda bisa mengajak Si Kecil bermain game yang tersedia di gadget. Salah satu yang menjadi pilihan adalah Cussons Kids Play yang bisa diunduh melalui Google Play.
Ada game Amazing Race Through Time With Hot Wheels untuk anak laki-laki dan Rainbow Castle Adventure untuk anak perempuan. Permainan ini dirancang khusus untuk merangsang kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah, serta mengembangkan imajinasi dan kreativitas Si Kecil. Kedua game tersebut juga dapat mempererat ikatan dan kekompakan Bunda dan Si Kecil dengan cara yang menyenangkan dan penuh petualangan!
Meski tidak bisa mengajak Si Kecil ke bioskop, tapi saat ini tersedia beberapa layanan streaming. Pilih film favorit Si Kecil dan ajak ia menonton bersama.
Minta Si Kecil untuk menulis surat kepada teman, kakek-nenek, atau anggota keluarga lainnya. Selain memberikan pengalaman baru kepada anak, ini juga membantu mereka melatih tulisan tangannya.
Libatkan Si Kecil saat Bunda menyiapkan makan siang. Biarkan mereka membantu Anda dengan memberikan ide masakkan. Meski begitu, tetap awasi Si Kecil selama berada di dapur ya, Bunda!
Yoga dan meditasi dapat membantu mengatasi tekanan yang mereka alami sehari-hari. Yoga memberikan beberapa manfaat seperti menjaga koordinasi dan keseimbangan, meningkatkan fleksibilitas, serta membangun konsentrasi. Bunda bisa mencari inspirasi gerakan yoga yang mudah diikuti anak-anak lewat internet.
Siapkan tenda, sleeping bag, selimut, dan ajak Si Kecil camping di rumah! Bisa dilakukan di teras atau halaman rumah. Bisa juga di ruang tamu Bunda. Meski dilakukan di rumah, tapi kegiatan ini akan memberikan suasana baru pada Si Kecil.
Bunda bisa mengajak Si Kecil jalan-jalan tanpa harus keluar rumah. Temukan atraksi dan pemandangan menarik dari tur virtual yang banyak tersedia saat ini. Beberapa museum di Indonesia juga banyak yang menyediakan layanan tersebut.
Kebun bisa menjadi tempat tempat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Berkebun dapat memberikan kesempatan kepada Si Kecil untuk mempelajari jenis-jenis tanaman, melihat siklus hidup tumbuhan, serta menanamkan sifat peduli lingkungan sedari dini.
Anak-anak membutuhkan hubungan yang menenangkan dengan orang tua mereka selama di rumah saja. Oleh sebab itu, peran Bunda sangat penting di masa-masa ini. Jadikan kesempatan ini untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan Si Kecil. Berikut yang bisa Bunda lakukan saat menemani aktivitas anak di rumah:
Buat jadwal harian untuk aktivitas yang lebih terstruktur bersama Si Kecil. Baik untuk waktu belajar, juga bermain. Ini membantu anak-anak merasa lebih nyaman menjalani rutinitas.
Mendapatkan kesempatan untuk memilih akan membangun rasa percaya diri Si Kecil. Jika mereka ingin melakukan sesuatu, diskusikan bersama dan apabila memungkinkan maka bisa segera dilaksanakan.
Baca Juga: Berbagai Permainan Anak yang Mendidik dan Menyenangkan untuk Dieksplorasi Si Kecil
Ciptakan hubungan yang saling percaya melalui dukungan dan dorongan positif. Bangun komunikasi terbuka dengan Si Kecil. Pahami bahwa setiap anak itu unik dan mungkin menggunakan cara berbeda untuk berkomunikasi.
Bunda harus waspada jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda kesepian atau stres. Perhatikan apakah mereka menarik diri, lebih tertutup, atau sering kesal. Jika iya, bantu mereka untuk keluar dari mood buruk tersebut.
Bunda bisa menjadi pendengar yang baik untuk Si Kecil. Dengarkan apa yang ingin mereka sampaikan tentang perasaannya. Sediakan waktu khusus setiap harinya, bisa 20 menit atau lebih. Dengan begitu, mereka akan selalu mengandalkan Bunda untuk mendengar cerita-ceritanya.
Ajak anak bergerak aktif setiap harinya. Siapkan kegiatan yang membuat mereka menggerakkan tubuhnya dengan senang. Selain membuat lebih sehat, ini juga membantu mengatasi stres pada anak.
Biasakan untuk memuji Si Kecil jika mereka berhasil mencapai sesuatu atau memiliki perilaku yang baik selama di rumah. Mereka mungkin tidak akan menunjukannya dengan jelas, tapi ke depannya anak-anak akan berusaha melakukan hal baik lainnya demi membuat Bunda senang. Memberikan pujian kepada mereka juga menjadi salah satu bentuk bahwa Bunda peduli dan memperhatikan aktivitas Si Kecil.
Tidak hanya Bunda, ajak semua anggota keluarga untuk terlibat dalam aktivitas bersama. Temukan waktu berkualitas untuk menghangatkan suasana di rumah.
Meski hanya beraktivitas di rumah, tapi kebersihan Si Kecil juga harus terjaga. Bunda bisa merawat Si Kecil dengan produk-produk dari Cussons Kids yang beragam. Mulai dari body wash, 2 in 1 shampoo dan conditioner, cologne, pasta gigi dan sikat gigi. Si Kecil yang sedang aktif pasti membutuhkan produk-produk yang membantunya tetap sehat dan segar setiap hari. Produk-produk dari Cussons Kids telah teruji secara dermatologis dan memberikan perlindungan lengkap dengan keharuman yang tahan lama.
Tak dapat dipungkiri bahwa...
Meningkatkan bonding dengan...
Kerjasama dalam tim sangat...
0 Comments